Minggu, 8 Desember 2019         PDII LIPI       LIPI       Halaman Depan »

» ISSN ONLINE kontak kami »

Nomor ISSN yang telah diterbitkan :

» Kata kunci : tahun permohonan  
Pisahkan kata kunci dengan spasi. Untuk melihat daftar ISSN lengkap, klik tombol CARI tanpa menuliskan kata kunci apapun... halaman sebelumnya »

Nomor ID : 1386664877
Tanggal permohonan : Selasa, 10 Desember 2013
Nama terbitan : Jurnal Keperawatan Komprehensif
Sinopsis : ANALISA TIPE KEPRIBADIAN MAHASISWA BARU T.A 2012/2013 PRODI S1 STIKEP PPNI JAWABARAT MENGGUNAKAN MYERS-BRIGGS TYPES INDICATOR (MBTI) DALAM KAITANNYA DENGAN PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) Dhika Dharmansyah ABSTRAK Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) menggunakan metode pembelajaran Student Center Learning (SCL). Pendidikan keperawatan sedang berbenah untuk mengaplikasikan kurikulum tersebut. SCL ini menekankan mahasiswa agar siap menghadapi proses pembelajaran yang bercirikan mahasiswa belajar baik sebagai individu maupun kelompok dengan mencari dan menggali informasi sendiri secara aktif. Padahal setiap mahasiswa mempunyai aspek keterampilan dan kepribadian yang berbeda untuk menghadapinya. Salah satu alat ukur tipe kepribadian yang akurat dan mudah digunakan adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). Alat ukur ini menggolongkan tipe kepribadian individu menjadi 16 tipe. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Dengan sampel seluruh mahasiswa baru Prodi S1 yang sudah dinyatakan lulus dan diterima di STIKep PPNI Jawa Barat pada T.A 2012/2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe kepribadian mahasiswa untuk menghadapi KBK. Hasil penelitian menujukkan Dimensi kecenderungan kelas A adalah Ekstovert (E) 79.1 persen, Introvert (I) 20.9 persen, Sensing (S) 79.1 persen, Intuition (N) 20.9 persen Thinking (T) 39.5 persen, Feeling (F) 60.5 persen Judging (J) 65.1 persen, dan Perceiving (P) 34.9 persen. Dimensi kecenderungan kelas B adalah Ekstovert (E) 73.8 persen Introvert (I) 26.2 persen, Sensing (S) 78.6 persen, Intuition (N) 21.4 persen, Thinking (T) 59.5 persen, Feeling (F) 40.5 persen, Judging (J) 61.9 persen dan Perceiving (P) 38.1 persen. Diharapkan hasil tersebut dapat digunakan dalam proses bimbingan akademik dan pemantauan hasil indeks prestasi mahasiswa. Kata Kunci: Tipe kepribadian, MBTI, KBK ANALISIS MOTIVASI KADER DALAM PELAKSANAAN POSYANDU & POSBINDU MENGGUNAKAN VOLUNTEER MOTIVATION INVENTORY DI DESA PASIRNANJUNG KECAMATAN CIMANGGUNG KABUPATEN SUMEDANG Irma Darmawati ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan kader di masyarakat dilatarbelakangi oleh motivasi yang mendasari setiap kader. Analisis motivasi penting untuk dilaksanakan sebagai data dasar yang menunjang pelaksanaan kegiatan kader melalui pendekatan kebutuhan kader sesuai motivasi setiap kader. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis motivasi kader dalam pelaksanaan posyandu & posbindu di desa pasirnanjung kecamatan cimanggung kabupaten sumedang. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan total sampling. Sampel yang diteliti sebanyak 30 responden kader yang melakukan pengisian kuesioner dari responden yang menggunakan Instrumen inventori Volunteer Motivation Survey yang dikembangkan oleh McEwin dan Jacobsen-d'Arcy (2002). Hasil penelitian dianalis dengan menjabarkan analisis nilai mean dari kesepuluh skala motivasi yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan motivasi utama seseorang menjadi kader adalah alasan kebutuhan interaksi social (Social Interaction) yang ditunjukan dengan nilai mean 4,15 dari nilai maksimal 5, diikuti kebutuhan pemahaman akan pengembangan diri kader (Understanding) dan juga tata nilai yang diyakini kader akan nilai-nilai kebaikan menjadi seorang kader (Value) dengan nilai mean 3,98 dan 3,85. Sehingga dapat disimpulkan bahwa motivasi utama warga menjadi kader karena kebutuhan untuk berinteraksi sesama warga yang memungkinkan kader membantu warga dalam pelayanan kesehatan. Saran yang dapat diberikan, agar pelaksanaan kegiatan kader ditunjang dengan pemenuhan kebutuhan sesuai motivasi setiap kader, agar produktivitas pelaksanaan kegiatan kader meningkat. Kata kunci: Motivasi, Kader, Volunteer Motivation Survey. GAMBARAN KESIAPAN DOSEN 2 PROGRAM STUDI ( S1 ILMU KEPERAWATAN DAN DIII KEBIDANAN) DALAM IMPLEMENTASI IPE (INTERPROFESSIONAL EDUCATION) DI STIKES DUTA GAMA KLATEN JAWA TENGAH Dewi Marfuah ABSTRAK Pelayanan kualitas kesehatan menjadi permintaan di era global. Kualitas pelayanan kesehatan dapat dicapai melalui praktek kolaborasi. Praktek kolaborasi dapat di implementasikan sejak dini melalui interprofessional education (IPE). Untuk itu dosen sebagai tenaga pendidik harus mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan profesi kedepan. Penerapan Interprofesional education (IPE) merupakan salah satu jawaban dari tantangan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kesiapan dosen terhadap implementasi IPE di STIKES Duta Gama Klaten. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah semua dosen di STIKES Duta Gama Klaten yang terdiri dari program studi keperawatan dan kebidanan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen Readiness Interprofessional Learning Scale (RIPLS) yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan persentase kesiapan dosen STIKES Duta Gama Klaten terhadap implementasi IPE yang berada pada kategori sedang sebanyak 66,7 persen dan tinggi sebanyak 33,3 persen untuk dosen keperawatan. Sedangkan untuk dosen program studi kebidanan didapatkan kesiapan dalam implementasi IPE sebesar 100 persen dengan kategori sedang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas dosen STIKES Duta Gama Klaten menunjukkan kesiapan pada kategori sedang. Artinya, para dosen mempunyai kesiapan yang baik dalam implementasi IPE di STIKES Duta Gama Klaten. Kata Kunci: Interprofessional Education, Kesiapan terhadap IPE, Dosen Pengajar HUBUNGAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA DI SMK “X” BANDUNG (RELATIONSHIP THE ROLE OF PEERS WITH ADOLESCENTS’ EMOTIONAL INTELLIGENCE) Amelia Nurmalasari, Bhakti Permana ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada masa ini teman sebaya masih memiliki peran yang penting, namun individu sudah lebih mampu mengarahkan diri sendiri. Selain itu remaja memiliki ketidakstabilan emosi yang menunjukkan remaja belum mampu mengendalikan emosinya. Kecerdasan emosional yang terarah pada remaja dapat membantunya mengendalikan emosi yang kadang meledak-ledak bahkan sulit dikendalikan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan desain Cross Sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya dengan kecerdasan emosional di SMK “X” Bandung. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi SMK “X” Bandung. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 85 siswa, dengan teknik pengambilan sampel dengan stratified random sampling. Analisa hubungan variabel dilakukan melalui uji Rank Spearman. Hasil penelitian di SMK “X” Bandung menunjukan didapatkan p Value 0,028   (0.05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran teman sebaya dengan kecerdasan emosional remaja pada siswa-siswi di SMK “X” Bandung. Disarankan pihak sekolah bekerja sama dengan perawat komunitas untuk meningkatkan kecerdasan emosional remaja dengan membuat penyuluhan kesehatan dan pembinaan lingkungan. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Remaja, Peran Teman Sebaya PELAKSANAAN DESA SIAGA : LITERATURE REVIEW Ani Susiani ABSTRAK Pelaksanaan Desa Siaga sebagai upaya dari pencapaian Millenium Development Goals telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Dinas Kesehatan dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam bidang kesehatan sehingga masyarakat mampu mengenali dan memecahkan masalah kesehatan dengan menggunakan sumberdaya yang mereka miliki terutama dalam upaya untuk mengurangi angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Tujuan pembuatan artikel ini untuk mengevaluasi pelaksanaan Desa Siaga apakah telah berjalan sesuai dengan konsep yang ada. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel adalah melalui penelusuran jurnal, buku dan artikel-artikel lain yang mendukung baik melalui internet maupun perpustakaan. Sumber-sumber tersebut dianalisa dan menghasilkan kesimpulan bahwa pada Desa Siaga Percontohan pelaksanaannya telah sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan oleh Dinas Kesehatan namun perlu diperhatikan pelaksanaannya pada desa-desa terpencil yang secara geografis jauh dari jangkauan, termasuk perlunya mengkaji petugas kesehatan yang mengelola Desa Siaga tersebut. Kata Kunci: MDGs, community nursing, desa siaga, poskesdes FUNGSI KELUARGA PADA REMAJA Wini Hadiyani ABTSRAK Fungsi keluarga adalah peran-peran atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh keluarga. Fungsi keluarga pada remaja yang optimal diharapkan dapat mengurangi konflik, perilaku agresif dan kenakalan pada remaja. Metodologi yang digunakan pencarian literatur berasal dari ISSN (International journal serving the international community of medical scientist), The journal of alternative and complementary medicine dengan rentang waktu penerbitan tahun 2001-2012. Berdasarkan beberapa penelitian fungsi keluarga sangat berdampak pada perilaku remaja. Pelaksanaan fungsi sosial, fungsi afektif dan fungsi komunikasi merupakan hal yang paling mendasar dalam pembentukan perilaku remaja. Keberfungsian keluarga dapat berdampak terhadap kecerdasan emosional yang dimiliki remaja. Kepuasan remaja terhadap fungsi remaja dapat dilihat dari 5 fungsi pokok keluarga (family APGAR ) yaitu: Adaptation (adaptasi), Patnership (kemitraan), Growth (pertumbuhan), Affectif (kasih sayang), Resolve (pemecahan masalah). Program kemitraan antara perawat dan keluarga dapat meningkatkan keberfungsian keluarga. Peningkatan fungsi keluarga dapat mencegah terjadinya kenakalan remaja. Program kemitraan antara perawat dan keluarga, pemanfaatan waktu kebersamaan antara keluarga dengan remaja, penelitian lebih lanjut untuk melihat hubungan antara fungsi keluarga dan kecerdasan emosional. Kata kunci: Fungsi keluarga, Remaja, Kenakalan remaja
Pengelola : Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah STIKep PPNI Jawa Barat
» http://stikep-ppnijabar.ac.id/
Kontak : Bhakti Permana, Ners.,M.Si.,M.Kep
Jl. Terusan Pembangunan RT 03/RW 04, Kel. Pataruman, Kec. Tarogong Kidul, Garut

» Tel / fax : 08170214710 /
» Sampul depan [ 423.569 bita ]
Penerbit : STIKep PPNI Jawa Barat
» http://stikep-ppnijabar.ac.id/
Frekwensi terbitan : 6 bulanan
Nomor ISSN : 2354-8428 (media cetak)
Keterangan : » Kategori umum
» SK no. 0005.162/JI.3.2/SK.ISSN/2013.12 - 31 Desember 2013 (mulai edisi 31 Desember 2013)

» URL pendek : http://u.lipi.go.id/1386664877
» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi melalui Facebook
» berbagi melalui Twitter
» markah halaman ini

1620 kali diakses »
483 kali dicetak »
0 kali dikirim »

Dikelola oleh PDII dan TGJ LIPI Hak Cipta © 2007-2019 LIPI